Tampilkan postingan dengan label Sejarah Kerajaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah Kerajaan. Tampilkan semua postingan

Berdirinya dinasti – dinasti kecilpada masa Abbasiyah di barat Bagdad (Idrisiyah, Aghlabiyah, Thuluniyah, Ikhsidisiyah, Hamdaniyah dan Qaramitah.)

PENDAHULUAN

Kekuasaan dinasti Bani Abbas atau khalifah Abbasiyah, sebagaimana kita ketahui adalah melanjutkan kekuasaan dinasti Bani Umayyah. Dinasti Abbasiyah didirikan oleh Abdullah Al Saffah ibn Muhammad ibn Ali ibn Abdullahibn al-Abbas.
Masa pemerintahan Abu al – Abbas, pendiri dinasti ini, sangat singkat, yaitu dari tahun 750 M sampai 754 M. karena itu Pembina sebenarnya dari daulat Abbasiah adalah Abu Ja’far al – Mansur (754 – 775).
Ia banyak berjasa dalam membangun pemerintahan dinasti bani Abbas. Pada tahun 762 M, Abu ja’far al-Manshur memindahkan ibukota dari Damaskus ke Hasyimiyah, kemudian dipindahkan lagi ke Baghdad dekat dengan Ctesiphon, bekas ibukota Persia. Oleh karena itu, ibukota pemerintahan Dinasti Bani Abbas berada di

KEJAYAAN KERAJAAN SAFAWI DI PERSIA


PENDAHULUAN
kekuatan politik Islam juga mengalami kemunduran-kemunduran secara drastis, Setelah Khilafah Abbasiyah di Baghdad runtuh akibat serangan dari tentara mongol.
Keadaan politik umat Islam secara keseluruhan baru mengalami kemajuan kembali setelah muncul dan berkembangnya tiga kerajaan besar, yaitu: Usmani di Turki, Mughal di India, dan Safawi di Persia. Kerajaan Usmani di Turki merupakan kerajaan yang pertama berdiri, dan juga yang terbesar dan paling lama bertahan di banding dua kerajaan lain yaitu Mughal dan Safawi. Kerajaan Turki Usmani inilah yang menjadi sebuah pioner dalam perkembangan dunia Islam pada massanya dan juga kehancurannya menjadi sebuah pembuka masuknya era industrialisasi ke dunia Islam.